Korek Kuno dari Desa Sendang

Dahulu kala sebelum korek api ditemukan, ada beberapa cara untuk menyalakan api, diantaranya menggunakan batu api yang dipercikkan pada kawul tongkol pelepah pohon kelapa atau memakai sistem pemampatan pada lobang kayu menggunakan penyumbat. Melihat keadaan seperti itu, maka sebagian masyarakat Sendang tergerak untuk membuat korek api dari bahan kuningan dan bandung (monel), bahan korek tersebut dikerjakan secara manual, mulai dari body sampai pada roda baja bergigi. korek ini dikenal dengan nama Korek Sendang. Namun setelah adanya korek api dipasaran yang tebuat dari seng dengan harga yang lebih murah, maka berhentilah pembuatan korek di Sendang.