Tilik Ala Desa Sendangagung

Tilik, tahun 2020 kini sudah tak asing lagi dengan istilah tersebut. Semua pasti kenal dengan kata tilik. Lalu bagaimana tilik di Desa Sendangagung Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan?

Begini, tilik di Desa Sendangagung mempunyai arti mengunjungi atau berkunjung ke rumah warga yang mempunyai sesuatu yang baru. Dan umumnya hanya dilakukan oleh kaum perempuan. Tilik di Sendangagung ada banyak jenisnya, yaitu :

  1. Tilik penganten (mengunjungi rumah warga yang usai menjadi pengantin baru)
  2. Tilik bayi (berkunjung ke rumah warga yang usai melahirkan atau punya anak bayi)
  3. Tilik sunat (mengunjungi rumah warga yang mengkhitankan putranya)
  4. Tilik omah (mengunjungi rumah orang yang sedang pindah rumah)
  5. Tilik wong gering (mengunjungi orang yang sedang sakit, atau pulang dari rumah sakit), ini biasanya dilakukan oleh sepasang suami istri.

Apa yang dibawa kaum perempuan saat tilik?

Yang mereka bawa saat tilik bermacam-macam, tergantung momen yang ada. Pada tahun 80-an Warga Sendangagung saat tilik yang mereka bawa buah pisang sebanyak 2 cengkeh. Biasanya 1 cengkeh akan dikembalikan langsung saat berpamitan pulang.

Sejak tahun 2000 pada umumnya yang mereka bawa adalah gula. Kalau tilik bayi bisa jadi membawa gula dan perlengkapan bayi, tilik sunat biasanya ditambah dengan uang.